Menyiasati Pandemi Corona, Hemat Budget dengan Relay Radio

Dampak yang di timbulkan oleh Pandemi Corona ini sangat di rasakan oleh semua pihak, tidak terkecuali oleh industri Radio. Pandemi ini membuat cashflow berantakan… Untuk mengatasi masalah ini banyak Radio yang harus merampingkan personel, ada yang merumahkan karyawan, bahkan ada yang melakukan PHK.

Untuk menyiasati kekurangan personel ini, beberapa radio network / radio berjaringan melakukan siaran secara relay. Siaran di lakukan hanya dari Studio kantor pusat dan kemudian audionya di relay ke masing masing cabang.

Berbicara masalah relay, maka ada beberapa hal yang di perhatikan :

  • Kualitas jaringan yang di gunakan untuk relay harus benar benar stabil, baik di sisi pusat maupun di sisi cabang. Jika kualitas jaringan tidak stabil maka audio yang di kirim dari pusat ke daerah akan putus putus dan ini sangat mengganggu pendengar.
  • Format Audio yang mau di transmisikan, bisa menggunakan HE-ACC, OGG, OPUS, MP3 Dll.. Beberapa format ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, tinggal di sesuaikan dengan codec yang di miliki.
  • Topologi untuk relay, bisa menggunakan model point to point atau model point to multi point
  • dll.

Beberapa Radio yang tidak mau ribet dengan infrastruktur relay, menyerahkan ke pihak lain, semisal ada beberapa radio yang menyerahkan infrastukture relay nya ke ArenaStreaming.

Khusus untuk kebutuhan Server Relay, ArenaStreaming menyediakan server khusus yang hanya di gunakan oleh 1 penyewa, sehingga dengan begini dapat menjamin resource server dan kebutuhan bandwith yang di gunakan untuk kebutuhan relay memadai. tidak over utilize…

Written by Mohammad Johan Rajabi
Saat ini bekerja di salah satu perusahaan Media Broadcasting nasional, di sela-sela kesibukan sebagai Chief Of IT, sering mengisi waktu dengan menulis seputar dunia IT dan Broadcast di beberapa website https://rajabi.me , https://alloperator.com dan https://www.arenastreaming.com

Leave a comment

4 × 1 =